Latar Belakang : Air sebagai Penghemat Energi dengan Elektrolisa HHO


 

image

 

Energi menjadi komponen penting bagi kelangsungan hidup manusia. Hampir semua aktivitas kehidupan manusia sangat tergantung pada ketersediaan energi yang cukup. Dewasa ini dan beberapa tahun ke depan, manusia masih akan tergantung pada sumber energi fosil atau sering disebut dengan Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun, seiring berjalannya waktu, BBM semakin lama akan semakin habis. Bahkan diprediksikan BBM habis pada tahun 2030 apabila tidak ada upaya penghematannya[1].

Di lain pihak, manusia dihadapkan pada situasi menipisnya cadangan sumber BBM dan meningkatnya kerusakan lingkungan akibat penggunaan energi fosil serta melambungnya harga BBM hingga $142 per barel[2]. Melihat kondisi tersebut, maka saat ini sangat diperlukan sebuah solusi penghematan dan pencarian energi yang ramah lingkungan. Salah satu solusinya adalah dengan pemanfaatan air sebagai energi.

Air banyak tersedia dimana-mana hampir 70% dari bumi ini terdiri atas air. Banyak sekali pemanfaatan dari air, yaitu sebagai air minum, untuk mencuci, sebagai pelarut, sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), bahkan akhir-akhir ini air bisa dijadikan sebagi salah satu energi bahan bakar. Air atau hidrogen diproyeksikan oleh banyak negara akan menjadi bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan lebih efisien.

Teknologi pemanfaatan air sebagai bahan bakar sudah sangat banyak. Diantaranya adalah teknologi fuel cell dan sistem HOD (Hydrogen Oxygen Demand). Akan tetapi, kedua teknologi ini membutuhkan biaya operasional dan instalasi yang cukup mahal dan masih membutuhkan bentuk energi lain untuk memecahkan H2O menjadi H+ dan O2-. Salah satu teknologi pemanfaatan air sebagai energi yang murah, cepat, dan ramah lingkungan adalah dengan elektrolisa HHO. Elektrolisa HHO atau biasa disebut dengan teknologi brown gas ini dapat menghemat penggunaan BBM hingga 80% dan dapat meningkatkan nilai pembakaran pada BBM serta ramah lingkungan.[3]


[1] Deden, Energi Alternatif. (2008) 2-3

[2] Ibid.

[3] Poempida. Rahasia Bahan Bakar Air. (Jakarta: UFUK, 2008). 1-3

About these ads
Comments
2 Responses to “Latar Belakang : Air sebagai Penghemat Energi dengan Elektrolisa HHO”
  1. Egie says:

    Bagaimana Cara kerja dari elektrolisa HHO tersebut? Tolong kirim jawabannya ke giems.inter@gmail.com
    Saya lagi butuh buat tugas ney
    Terima kasih

  2. ickna says:

    ea,, gmna tuh cara kerja dari elektrolisa HHO tsb. ?
    krim jawabannya ke :
    ickna_br94@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

    • 379,292 pendatang
  • Calendar

    January 2010
    M T W T F S S
    « Dec   May »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 30 other followers

%d bloggers like this: