Filosofis Pancasila


Pancasila adalah landasan idiil bangsa Indonesia. Pancasila memiliki lima sila. Masing-masing dari sila tersebut memiliki dasar filsafat yang sangat mendalam. Sila-sila dalam pancasila merupakan cerminan dari kondisi bangsa Indonesia yang memiliki kemajemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehingga sangat sesuai dengan perkembangan rakyat Indonesia dari sejak merdeka hingga sekarang.

Nasionalisme merupakan sebuah penemuan sosial yang paling menakjubkan dalam perjalanan sejarah manusia, paling tidak dalam seratus tahun terakhir. Tak ada satu pun ruang sosial di muka bumi yang lepas dari pengaruh pemikiran mendasar ini. Nasionalisme tidak lepas dengan hal-hal yang menjadi filosofis mendasar dari suatu negara. Dalam negara Indonesia, hasil dari ideology yang membentuk filosofis tersebut menghasilkan Pancasila.

Pancasila adalah filsafat, baik sebagai hasil berpikir maupun metode berpikir, menawarkan cara-cara untuk mengatasi berbagai persoalan pribadi, masyarakat, bangsa dan negara.

Pancasila sebagai pusat, dasar dan inti dari Pembukaan UUD 1945 mempunyai kedudukan hukum yang kokoh kuat dibicarakan dalam Ilmu Pancasila Yuridis Kenegaraan sedangkan hakikat kongkrit hakikat pribadi dan hakikat abstrak Pancasila dibicarakan dalam Ilmu Filsafat Pancasila.

Rumusan Pancasila yang bersifat hierarkhis dan berbentuk piramidial:

1. Sila pertama, Ketuhanna YME adalah meliputi dan menjiwai sila-sila kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijakasanaan dan permusyawaratan/perwakilan, keadialan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

2. Sila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradap adalah meliputi dan dijiwai sila ketuhanan YME adalah menjiwai sila-sila persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan , keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

3. Sila ketiga , persatuan Indonesia adalah meliputi Ketuhanan YME adalah meliputi dan menjiwai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan , keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

4. Sila keempat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan, adalah meliputi dan dijiwai oleh sila-sila ketuhanan YME kemausiaan yang adil dan beradap, persatuan Indonesia, meliputi dan menjiwai sila keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

5. Sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah diliputi dan dijiwai oleh sila-sila ketuhanan YME, kemanusiaaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dpimpin oleh hikmah kenijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan.

Indonesia memang bukan Negara yang berdasarkan atas Negara tertentu, namun dalam pelaksanaan tertib hukumnya pada hakikatnya mengakui adanya hukum Tuhan, hukum etis, hukum kodrat, sebagaimana terkandung dalam pembukaan UUD 1945 dan merupakan sumber bahan dan sumber nilai bagi hukum positif Indonesia, disamping sumber lain yang berupa aspirasi masyarakat serta realitas perkembangan zaman. Dalam hal ini Negara merupakan pelaksana yang aktif dalam pelaksanaan dan realisasi hukum positif Indonesia dengan mengambil bahan dan nilai dari hukum Tuhan , hukum kodrat. Dan hukum etis sesuai dengan situasi kondisi serta kebijaksanaan .

Pancasila mengandung banyak sekali nilai-nilai yang merupakan landasan paling mendasar untuk menentukan peraturan-peraturan lainnya. Hal ini menyebabkan pancasila memiliki posisi tertinggi dalam urutan peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia. Selain itu, pancasila juga merupakan salah satu dasar untuk mewujudkan tujuan Negara yaitu terciptanya masyarakat yang aman, adil, dan makmur.

About these ads
Comments
2 Responses to “Filosofis Pancasila”
  1. riani says:

    mw tanya nich,,mengapa sich sila pertama menjiwai sila-sila selanjutnya ???

    • pengamat says:

      karena nilai ketuhanan YME merupakan nilai dasar yang mendasari kesemua sila-sila dalam pancasila. Gampangnya gini, setiap apa yang dilakukan akan berdasarkan atas apa yang telah ditetapkan oleh tuhan YME yang dalam hal ini adalah agama. Agama menjadi penopang atau dasar bagi seseorang agar untuk menjalani kehidupannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

    • 422,661 pendatang
  • Calendar

    September 2009
    M T W T F S S
    « Aug   Dec »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 31 other followers

%d bloggers like this: